[Pengabdian Masyarakat] Pelatihan Daring Pembelajaran Iot Berbasis Simulasi Menggunakan Cisco Packet Tracer  Untuk Siswa TKJ SMK PU Negeri Bandung

[Pengabdian Masyarakat] Pelatihan Daring Pembelajaran Iot Berbasis Simulasi Menggunakan Cisco Packet Tracer Untuk Siswa TKJ SMK PU Negeri Bandung

Pada tanggal 15 Mei 2020, tim dosen dari Kelompok Keahlian Rekayasa Komputer di bawah Program Studi S1 Teknik Komputer, Fakultas Teknik Elektro, Telkom University mengadakan kegiatan pelatihan daring mengenai pembelajaran Iot berbasis simulasi menggunakan cisco packet tracer. sebagai salah satu realisasi program Pengabdian kepada Masyarakat. Kegiatan ini dilakukan oleh tim dosen yang diketuai oleh Yudha Purwanto dan beranggotakan  Meta Kallista , Faisal Candrasyah Hasibuan, Fairuz Azmi, Ig Prasetya Dwi Wibawa, dan Ashri Dinimaharawati.

Ditengah kondisi School From Home saat ini, pelatihan dilaksanakan melalui aplikasi video conference diikuti oleh 10 orang siswa 1 guru pendamping. Keterbatasan kondisi saat tidak menjadi halangan untuk para siswa mengikuti pelatihan ini. Didampingi oleh tim Asisten Lab. Rnest sehingga para siswa yang mengalami kesulitan saat pelaksanaan dapat ditangani langsung,

SMK Pekerjaan Umum  Negeri Bandung ini berlokasi ditengah kota Bandung. Tantangan terbesar untuk lulusan SMK jurusan TKJ ini harus memiliki kompetensi keahlian di bidang jaringan komputer dan jiwa kewirausahaan. Pada kurikulum baru saat ini siswa mendapatkan pelajaran kewirausahaan untuk melatih siswa dapat menciptkan produk di bidang teknologi.

Perkembangan teknologi yang pesat ini membawa mereka harus tanggap menciptakan teknologi terbaru yang dapat membantu kehidupan masyarakat. Terutama pada perkembangan iot saat ini yang sudah mencakup ke berbagai bidang , pembelajaran iot yang kami tawarkan dalam  bentuk pelatihan ini bertujuan untuk membantu para siswa merancang produk dalam bidang iot, Software pendukung pada pelatihan ini menggunakan cisco paket tracer, siswa belajar menghubungkan alat elektronik  melalui jaringan wifi. Pemanfaatannya kelak mereka dapat membuat alat yang dikontrol melalu perangkat mobile yang mereka miliki.

 

Siswa siswa sangat antusias dengan adanya  pelatihan ini karena mereka mendapatkan ilmu yang baru ditengah kondisi SFH saat ini. Respon dari siswa pun menanti untuk diadakannya kembali pelatihan seperti ini.

One Comment

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

61 − 58 =